Masih Ku Mencoba
Terjadi dan terjadi lagi, semua hal
yang ingin dilalui ternyata masih harus dilewati, harus berapa kali aku sadar,
harus sesering apa aku terdampar dan dalam asa kelam ini, harus sejauh apa rasa
yang mesti ku simpan hingga aku pun tak mampu tuk menjatuhkannya dalam omong
kosong ini. Berharap sesuatu yang jelas semuanya tak kan pernah terjadi,
hampanya harapan ini seakan kosongnya jiwa tanpa seutas tali kasih yang selalu
diharapkan. Sejauh kaki melangkah, kenapa harus selalu disertai harapan kosong
ini, harus kah perih yang selalu menemani, adakah jalan yang mampu ku lewati,
adakah cara yang mampu membimbingku melewati kerikil tajam dan jalan yang penuh
duri ini.
Mencoba dan terus mencoba, namun
akhirnya aku terjatuh lagi pada rasa yang sama, sejauh apa ku berlari, sedalam
apa keinginan ku tuk mengingkari, namun semuanya hanyalah sandiwara dunia
belaka. Sedetik saja seakan semuanya telah menghilang, namun semuanya takkan
bisa berlalu hanya dengan bertahan dalam kehancuran yang selalu menompang dalam
gelap langkah ku. Sejuta inspirasi telah berbaring dalam benak ku, namun senyum
itu selalu menenggelamkan ku dalam asa yang harusnya tak boleh dipantaskan
lagi.
Salah kah ku bila kau yang ada di
hati ku? Pikiran ini selalu dipenuhi oleh kamu yang telah mengharuskan ku tuk
selalu berharap bisa bersama mu. Meski semuanya akan berlalu, namun selalu ku
coba tuk melenyapkan mu dari putihnya asap yang muncul dari membaranya api, sejauh
apapun ku berlari, indahnya cahaya mu selalu mengikuti, dan itu selalu terjadi
tanpa harus aku yang mengingkari. Harapan tanpa sebuah celah, mungkin hanya
seutas tali kasih dari cinta yang suci, yang mampu menghindari dari terpojoknya
aku akan luasnya lautan nusantara harapan yang ada.
Mungkin ini lah lemahnya cinta yang
harus diperkuat oleh setiap insan yang mengaguminya, sekali terjatuh dia akan
belajar cara yang benar dalam mengagumi cinta yang pernah ia miliki, sehingga semua
ungkapan kata takkan sebanding dengan perihnya jalan hidup yang harus terlewati.
