"Untuk melakukan sebuah pelayanan terbaik tidak perlu menunggu tangan yang kuat, tetapi yang jauh lebih penting adalah kekuatan hati untuk selalu ikhlas berbagi" Cheers

Your Spirit

Your Spirit
          Alhamdulillah, semoga kebaikan dan keberkahan selalu menyertai langkah sobat-sobit semua, dengan meluangkan niat baik kalian untuk mampir di blog_nya Mr.B ini, semoga niat baik ini menjadi ridho Allah yang akan membuat  jalan dan hidup kita lebih bermakna dan penuh dengan berkahNya, amiin.
            Kali ini Mr.B ingin share lagi beberapa kata-kata motivasi buat kita semua nih, semoga bermanfaat ya Sob...CEKIDOT---

  • Ketika kita Menyadari Bahwa Hidup kita Istimewa, Maka kita tak akan Menyia_nyiakan setiap Moment yang ada_Happy Cheers__
  • There's No More Me, Now It's We__!!!Do two walk Together, unless we have agreed to do so?
  • Ujian adalah Tujuan dari segala penciptaan dan Perintah, dan Kehidupan adalah sebagai Jembatan untuk menghantarkan kepada setiap tujuan tersebut_#‎Ahmad‬ Abduh 'Iwadh
  • Pengelolaan Waktu, Pengelolaan Diri, dan Pengelolaan Kegiatan lah yang pantas kita Prioritaskan
  • Jika seseorg memiliki kemauan pasti ia akan mencari jalan, but Jika seseorang itu lemah dalam kemauan pasti ia akan mencari_cari Alasan__
  • Selama Kita masih Hidup di dunia tidak ada istilah berhenti belajar, jdilah Pembelajar Sejati yang Membuat Hidup Penuh Arti_Abu Mufidah_ 
  • Setiap manusia BISA sukses, BUKAN dengan meniru orang lain, melainkan menjadi DIRI SENDIRI_Robby Hadisubrata_
  • Jika Kita tidak Menghargai diri kita sendiri, Akankah orang lain akan Menghargai kita?
  • Penghargaan orang Lain kepada kita brasal dari penghargaan diri kita terhadap diri kita sendiri. Penolakan hanyalah bagian terkecil dari penilaian sebuah penghargaan yang justru akan menyadarkan kita bahwa kita mempunyai kemampuan luar biasa yang berada dalam diri kita sendiri. Kemampuan itu hanya belum optimal, sehingga Kemampuan kita pun belum Maksimal_ Do or Die !!! Spirit
  • Besarny Daya Tahan dan Intensitas Fokus kita Secara Langsung Sebanding dengan Kejelasan Visi dan Espektasi kita " _Happy Cheers_
  • Memanfaatkan Waktu Yang Tepat bagi Prioritas Yang Mahal Harganya_!!!
  • Sampaikan Segala Sesuatunya dengan Lembut, Kelembutan Bisa Meluruskan Sesuatu tanpa Ia harus Mematahkan_ 
  • Masalah Bagi Sebagian Besar kita adalah bukan soal Keterampilan, Melainkan soal Keinginan, KeyaKinan, dan Kesungguhan_
  • Ketika kita Mampu Memimpikannya, kita akan diberi Kekuatan untuk Melakukan dan Mewujudkannya_ Campur Tangan اَللّهُ itu Nyata Adanya_ اِنْشَآءَاللّهُ Learnin' Is So Beautiful_
  • Pilihan_pilihan yang mudah dalam Jangka Pendek sering kali bertentangan dengan hal-hal yang memudahkan hidup dalam Jangka Panjang"
  • Pikiran anda melampaui batasan-batasan kesadaran, kesadaran anda membentang ke segala arah__Kekuatan, Kemampuan, dan Bakat yang tertidur lelap menjadi hidup, dan anda mendapati diri anda menjadi pribadi yang lebih baik dari pada yang pernah anda impika__Patanjali_
  • Kita tak pernah diberi mimpi tanpa diberi kekuatan untuk mewujudkannya. Kita hanya perlu lakukan yang Kita Bisa, selebihnya اَللّهُ lah yg Maha memantaskannya__
  • Jika kita melakukan segala sesuatunya dengan paradigma pelayanan, yakinlah bahwa hidup kita akan lebih bermakna dan bahagia__oprah W
  • Jangan Pernah Meninggalkan Kebaikan, dalam sebuah Penantian___Be positive !!! —
  • Wanita membuka diri untuk mengenali siapa yang akan dia Percaya dan Dia MengIzinkan Orang Lain untuk mengenali diriny yang sebenarya__tp Dia tetap Menjaga prinsip Bahwa Penjagaan Diri dan Konsistensinya lah yang menjadikan dia Istimewa_
  • If you don't know where you are going to, you may not get lost but you would not arrive either__
  • Bahasa sikap lebih mengena dari pada bahasa lisan_(Al-ghozali)_
  • Jika disana ada ketulusan, ga mungkin akan ada penyesalan_
  • Tak ingin mengalahkan siapapun, yang harus kita kalahkan adalah ego kita sendiri_
  • Dalam ilmu bertanam, jika kau ingin mengubah buahnya, modifikasi harus dimulai dari akar dan bibitnya. Begitu juga dalam diri seseorang. Untuk bisa mengubah apa yang tampak dari luar, yaitu perilaku dan tindakan kita, kita pertama-tama harus mengubah apa yang ada didalam diri kita, yang tidak tampak, yaitu pola pikir dan cara pandang kita_#T. Harv Eker
  • Lebih baik aku kecewa karena upayaku belum sempurna, dari pada aku menyesal karena aku belum pernah mencoba_
  • Penghakiman Mereka tidak Akan jadi Penghalang untuk Mencapai titik Pencapaianku. . .
  • Yang pantas sukses adalah mereka yang pernah lelah, namun mereka tak berhenti melangkah_semangattt..!!! salam powerful_
  • Pengetahuan yang luas, tangan yang terampil, hati yang ikhlas, penampilan yang menarik dan banyak kenalan akan memudahkan kita untuk mengais rezeki dengan tetap berdo’a padaNya.

Sang Ombak


Sang Ombak Pantai















Sang Ombak…
Suara gemuruh mu bagaikan melodi dalam sebuah nada kehidupan, angin yang bertiup kencang terus mendorong mu mencapai tepi pantai yang terus memperlihatkan keindahan mu, kau buat semua mata insan tertuju pada indahnya pesona mu, kau buat semuanya untuk ikut andil dalam atraksi gelombang syahdu namun berbahaya itu, namun, tetap, hanya kamu lah yang menjadi permata indah itu.

Sang Ombak…
Terkadang aku iri, dan ingin menjadi seperti mu, namun aku takut jika aku di bilang tidak mensyukuri ciptaan Tuhan yang sempurna ini. Engkau berada di alam bebas yang layak untuk engkau dapatkan dan engkau bergerak sesuai dengan keindahan yang ingin engkau pertunjukkan, tapi bukan seperti aku, ada kebebasan namun dengan segala keterbatasan.

Hey Sang Ombak…
Di sana ternyata engkau tidak sendiri, ada terumbuh karang yang indah yang selalu menemani. Di tepi pantai, kalian sambut kami dengan jernihnya air yang semakin menampakkan keindahan kalian, bagaikan dua kolaborasi yang memang sangat serasi. Rasanya aku ingin ikut bersama kalian, menciptakan suasana indah yang selalu mengagumkan dan sangat mengesankan, yang selalu menciptakan kenangan indah bersama mereka, dia dan kita yang takkan terlupakan.

Hey Sang Ombak…
Walaupun aku tau aku takkan bisa menjadi seperti mu, namun aku juga tau jika aku juga bisa menjadi permata indah seperti mu. Kita harus berjanji, jika suatu saat kita akan menciptakan suatu hal yang luar biasa, sehingga menjadikan sebuah kenangan yang pantas untuk dikenang. Ku harap suatu saat nanti kita akan melakukan kolaborasi yang lebih indah dari yang pernah engkau tunjukkan pada ku seperti saat ini.

See you goodbye sang Ombak… J

Penyusunan Aggaran Dana Bank


BAB V
PENYUSUNAN ANGGARAN DANA BANK

Pada bisnis perbankan modern pada saat ini banyak inovasi produk dan jasa yang dijual oleh bank yang akan menghasilkan dana bagi bank atau adanya fund inflow ke dalam bank yang bersangkutan.  Pada awalnya bank beroperasi dengan hanya mengandalkan tersedianya dana yang dimiliki oleh bank yang bersangkutan, namun peranan bank tidak lagi semata-mata sebagai pengumpul dana dan kemudian menyalurkan dalam kegiatan perkreditan saja dikarenakan berkembangnya bisnis keuangan atau bisnis lainnya yang memerlukan jasa keuangan.
Sumber dana bagi semua jenis kegiatan usaha akan sangat menentukan kemajuan dan keberhasilan usahanya. Dana akan diperlukan untuk membelanjai pembiayan (kredit), pengadaan barang-barang modal berupa aktiva tetap, maupun untuk pengadaan modal kerja. Dalam kaitannya dengan masalah dana ini, maka produk dan jasa perbankan dapat digolongkan ke dalam berbagai jenis antara lain:
1. Funding Product, yaitu jasa-jasa perbankan yang mempunyai maksud dan tujuan untuk mengumpulkan dana. Misalnya deposito, tabungan dan giro.
2. Jasa dan produk yang tidak memerlukan dana, jasa dan produk yang menghasilkan fee sekaligus menghasilkan dana, misalnya bank garansi, pembukaan L/C impor dan lain-lain.
            Bagi bank dana memiliki dua arti yaitu sebagai barang yang diperdagangkan sekaligus sebagai alat likuiditas. Selain daripada itu di dalam penyusunan anggaran dana bank juga perlu diperhatikan sebagai faktor yang mempengaruhi besar kecilnya kebutuhan dana  itu sendiri, disamping sumber-sumber dana yang ada di pasar. Besar kecilnya anggaran dana bank juga tergantung kepada harga dana serta harga pasar penempatan dana mupun mekanisme penciptaan dana itu sendiri. Sedangkan untuk meramalkan kebutuhan dana juga akan dapat ditempuh melalui berbagai pendekatan dan berbagai teknik.
A.FAKTOR-FAKTOR KEBUTUHAN DANA BANK
Di dalam penyusunan anggaran dana bank langkah pertama yang perlu diperhatikan yaitu mengadakan penelitian faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi besar kecilnya dana yang diperlukan suatu bank untuk membelanjai kegiatan usahanya. Secara lengkap faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Tingkat kualitas manajemen
Suatu bank dengan komposisi manajemen yang kompak dan professional, diharapkan akan mampu menggunakan dana yang terbatas untuk mendapatkan earning assets yang mempunyai pofitabilitas tinggi atau dengan kata lain untuk financing sejumlah earning assets tertentu yang dapat dipilih jenis sumber dana yang termurah dengan jumlah yang memadai serta tidak melanggar ketentuan likuiditas minimum bagi bank yang bersangkutan. Sama seperti yang telah ditetapkan oleh penguasa moneter.
Kualitas seorang anggota manajemen sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pengalaman maupun oleh nilai-nilai (value) yang ada pada diri manajer tersebut serta aktivitas gaya kepemimpinannya. Untuk meningkatkan kualitas tersebut dapat ditempuh melalui berbagai pendidikan baik yang formil maupun non formil di bidang teknis-teknis operasional, manajemen perbankan serta bidang-bidang yang mempyunyai kaitan erat dengan kegiatan usaha perbankan. Tingkat pendidikan dan pengalaman, keterampilan kerja tersebut masih merupakan potensi yang terpendam pada diri seorang anggota manajemen. Agar potensi tersebut dapat menjadi produktif harus diaktualisasikan dalam segala kegiatan sehati-hari di dalam mengelola bank yang bersangkutan. Efektifitas aktualisasi diri ini akan nampak (dipengaruhi) oleh nilai-nilai (value) yang ada pada diri serta gaya kepemimpinannya
2. Tingkat likuiditas yang dimiliki
Bank yang memiliki banyak idle fund berarti tidak membutuhkan pertumbuhan dana lagi, sebaliknya dana yang dananya sudah banyak di salurkan kepada sector aktiva produktif berarti masih membutuhkan pertumbuhan dana pada porsi tertentu, bank yang mempunyai banyak idle fund anggarannya difokuskan pada bagaimana memaksimalkan penggunaan dana. Sedangkan bank yang dananya sudah banyak di salurkan pada earning assets tentunya harus memikirkan bagaimana caranya bagaimana memupuk pertumbuhan dananya, oleh karena itu tingkat likuiditas suatu bank sangat berpengaruh terhadap penyusunan anggaran dana suatu bank.
3. Tingkat kualitas asset
Kualitas aktiva produktif tentunya sangatlah berpengaruh terhadap pembuatan anggaran dana bank. Mengapa? Kualitas aktiva produktif yang rendah akan menjadi tekanan yang berat bagi bank karena kemungkinan keuntungan yang diperoleh sangatlah tipis sehingga bank akan kesulitan  untuk melakukan ekspansi penempatan dananya. Kalau tidak ada ekspansi penggunaan dana berarti tidak dibutuhkan pertumbuhan sumber dana, kalau ternyata terjadi pertumbuhan sumber dana, justru hanya akan menmbah beban bagi bank yakni beban biaya dana.
Dan sebaliknya, jika kualitas aktiva produktif yang baik maka akan sangat baik juga bagi bank karena akan menambah keuntungan yang maksimal bagi bank sehingga ekspansi kredit (penempatan) dana akan sangat memungkinkan. Dengan kata lain, ekspansi penempatan dana bank akan membutuhkan pertumbuhan dana, dalam artian dana untuk membiayai ekspansi penempatan dananya,.
4. Struktur deposit (simpanan)
Sejatinya bank menginginkan sumber dana yang jangka waktu pendapannya lama, stabil atau tidak volatilm tingkat bunga (biaya dana) rendah, prosedur dan mekanisme yang sederhana dan cepat, tidak mempunyai pengaruh campur tangan terhadap manajemen, risiko perubahan kurs yang kecil. Dengan melihat karakteristik dari masing-masing sumber dana bank, pihak bank akan atau dana yang mana saja yang mudah dikelola dan dana yang sukar dikelola. Dengan kata lain pihak bank akan mengetahui dana yang mana saja yang memiliki tingkat keuntungan yang rendah dan tinggi, dan dana yang mana saja yang memiliki tingkat risiko yang tinggi dan tingkat risiko yang rendah.
5. Kualitas sistem prosedur
Yang dimaksud dengan kualitas sistem prosedur adalah tingkat kesukaran dalam memperoleh sumber dana. Selanjutnya sistem prosedur ini sangat berpengaruh terhadap pembentukan anggaran dana bank. Kualitas sistem prosedur yang baik tentunya akan dapat melakukan mobilisasi pengumpulan dana dengan mudah, cepat, dan murah. Demikian pula sebaliknya, sistem prosedur yang buruk akan menghambati memobilisasi pengumpulan dana. Dalam kaitannya dengan penyusunan anggaran maka suatu bank yang mempunyai sistem prosedur operasionil yang baik tentu akan lebih mudah melakukan rencana ekspansi daripada bank yang sistem prosedur kerja operasionalnya berbelit-belit.
6. Pemilik dana
Secara umum pemilik dana yang dikelola bank dapat dikelompokkan jadi dua yakni pihak ketiga dan pemilik. Masing-masing pemilik dana mempunyai kepentingan yang berbeda tentunya ketika menyimpan dananya di bank yang bersangkutan. Maka tuntutan masing-masing dari mereka juga akan beraneka ragam. Bahkan seorang pemilik dana dapat menghancurkan suatu bank, apabila dana yang ditempatkan di bank berjumlah besar, kemudian pada suatu saat ditarik secara bersamaan melalui kliring. Dalam kaitannya dengan penyusunan anggaran dana bank, bank harus  dapat memperoleh kepercayaan dan loyalitas pemilik dana.
7. Pemupukan modal
Secara umum, modal suatu bank dapat dikelompokkan menjadi dua yakni:
a. Modal inti (tier one)
i.  Modal disetor dan agio saham
ii.  Modal sumbangan
iii.      Cadangan umum
iv.  Cadangan tujuan
v.  Laba ditahan setelah diperhitungkan pajak
vi.  Laba tahun yang lalu setelah diperhitungkan pajak
vii.      Rugi tahun yang lalu sebagai pengurang
viii.     50% dari laba tahun berjalan
ix.  Dikurangi goodwill
x.  Dikurangi jumlah penyisihan penghapusan aktifa produktif dari jumlah yang seharusnya dibentuk
b. Modal pelengkap (tier two)
i.  Cadangan revaluasi aktiva tetap
ii.  Penyisihan penghapusah aktiva produktif
iii.       Modal pinjaman
iv.  Pinjaman subordinasi
Lantas, apa artinya pemupukan modal bagi penyusunan anggaran dana bank? Ternyata dengan pertumbuhan modal bank dapat melakukan ekspansi terhadap aktivanya dengan naiknya nilai CAR.
8. Besarnya reserve requirement
Bank yang hendak membentuk anggaran dananya perlu senantiasa memperhatikan besarnya reserve requirement yang ditetapkan otoritas moneter. Karena nilai reserve requirement akan mempengaruhi besarnya dana yang dapat disalurkan pihak bank ke dalam aktiva produktif (earning assets). Ada beberapa bentuk reserve requirement yakni :
a. Legal reserve requirement
b. Working capital reserve requirement
c. Seasonal/siclical reserve requirement

B. SUMBER-SUMBER DANA BANK
Untuk mengetahui kebutuhan dana bank, perlu diketahui dari mana saja sumber dana bank diperoleh. Pemaparan pada sub-bab ini adalah bahasan tentang sumber dana bank yakni dari mana dan dalam bentuk apa saja dana bank diperoleh.
1. Dana dari pemilik
Sumber dana bank yang pertama tentunya adalah dana yang diperoleh dari pemilik bank yang bersangkutan. Bank pemerintah memperoleh dana dalam bentuk ini dari pemerintah, dan bank swasta memperoleh dana tipe ini dari pemilik bank yang bersangkutan baik dalam bentuk saham (untuk bank go public) maupun dalam bentuk asset lainnya.
Adapaun dana dari pemilik dapat berbentuk :
a. Modal disetor, yakni  dana yang disetor para pemilik baik modal awal  (saat pendirian bank) maupun modal tambahan (disetor ketika bank sudah beroperasi);
b. Modal sumbangan yaitu modal yang diperoleh kembali dari sumbangan saham. Termasuk selisih antara nilai yang tercatat dengan harga jual apabila saham tersebut dijual. Modal yang berasal dari dominasi pihak luar yang diterima oleh bank yang berbentuk badan hukum koperasi juga termasuk dalam pengertian modal sumbangan;
c. Modal Pinjaman (sebelum disebut modal kuasi) yaitu utang yang didukung oleh instrument atau warkat yang memiliki sifat seperti modal dan mempunyai ciri-ciri : tidak dijamin oleh bank, dipersamakan dengan modal yang telah dibayar penuh, tidak dapat dilunasi atau ditarik atas inisiatif pemilik, tanpa persetujuan bank Indonesia, mempunyai kedudukan yang sama dengan modal dalam hal jumlah kerugian bank melebihi laba yang ditahan dan cadangan-cadangan yang termasuk modal inti, meskipun bank belum dilikuidasi; dan pembayaran bunga dapat ditangguhkan apabila bank dalam keadaan rugi atau laba tidak mendukung untuk membayar bunga tersebut.
d. Pinjaman Subordinasi yaitu pinjaman yang memenuhi syarat-syarat sebaga berikut: ada perjanjian tertulis antara bank dengan pemberi pinjaman; mendapat persetujuan terlebih dahulu dari bank Indonesia; pada saat bank mengajukan permohonan persetujuan, bank harus menyampaikan program pembayaran kembali pinjaman subordinasi tersebut; tidak dijamain oleh bank yang bersangkutan dan telah disetor penuh, minimal berjangka waktu lima tahun, pelunasan sebelum jatuh tempo harus mendapat persetujuan dari bank Indonesia dan dengan pelunasan tersebut permodalan bank tetap sehat; dan hak tagihan dalam hal terjadi likuidasi berlaku paling akhir dari segala pinjaman yang ada (kedudukannya sama dengan modal). Dana pinjaman internasional seperti pinjaman dari bank dunia, ADB dan pinjaman sejenis biasanya masuk dalam kategori pinjaman subordinasi ini.
2. Dana dari cadangan
Dana dari cadangan yang dimaksud adalah dana dalam bentuk cadangan yang dibentuk oleh bank. Beberapa cadangan yang dibentuk oleh bangk adalah:
a. Laba ditahan (retained earnings)
b. Laba tahun lalu
c. Laba tahun berjalan
d. Cadangan umum
e. Cadangan tujuan
f. Cadangan revaluasi aktiva tetap
g. Penyisihan penghapusan aktiva produktif, dan
h. Cadangan rahasia.

3. Sumber dana pihak ke III
Perlu untuk digaris bawahi bahwa dana pihak ke III adalah sumber dana terbesar bagi setiap bank dibanding dengan simber dana dari tiga kelompok lainnya. Dana pihak ke III diperoleh dari dari berbagai kelompok masyarakat yakni kelompok masyarakat perorangan/rumah tangga, kelompok perusahaan, swasta, pemerintah dan asing; kelompok bank dan lembaga keuangan; dan kelompok yayasan, lembaga pemerintah, dan lembaga nonprofit (nirlaba). Masing-masing kelompok yang bersangkutan tentunya mempunyai kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda dalam menempatkan dananya di bank. Oleh karena itu jenis produk dana yang dipilihnya untuk sarana penanaman dana akan berbeda-beda pula. Sehingga jadi banyak sekali bentuk produk pengumpulan dana dari dana pihak ke III, seperti dipaparkan berikut ini:
a. Rekening Giro (demand deposits). Rekening giro adalah simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan mempergunakan cek, bilyet giro, surat perintah pembayaran lainnya, atau dengan pemindah bukuan (overbooking).
b. Rekening Deposito (time deposits), yakni simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu menurut perjanjian antara pihak ketiga dengan pihak bank yang bersangkutan.
c. Sertifikat Deposito (certificate of deposit), yakni modifikasi dari deposito/simpanan berjangka yang biasanya atas nama dan tidak dapat diperdagangkan, dan biasanya dibayar pada akhir bulan/periode pembayaran bunga. Namun sertifikat deposito mempunyai kekhususan tertentu, yakni:
i.  Dapat dicarikan di luar cabang penerbit
ii.  Bunga dibayar dimuka dalam bentuk diskonto
iii.      Warkat sertifikat deposito dapat diperjualbelikan/dipindah tangankan (negoziable)
iv.  Warkat atas unjuk.
d. Tabungan (saving deposit), yakni simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu.
e. Tabungan yang dimodifikasi; tabungan yang dimodifikasi dengan mengaitkannya dengan tujuan penggunaan dana tabungan oleh pihak ketiga. Misalnya tabungan ONH, tabungan KPR, tabungan siswa, tabungan pensiun, dan lain sebagainya.
Rekening kreditur umum (marginal deposit), yakni rekening yang berasal dari nasabah dan diperoleh secara tidak langsung dari kegiatan transaksi sehari-hari, dengan kata lain rekening ini merupakan derivative product yang mengakibatkan timbulnya pengendapan dana dari nasabah. Semakin aktif relationship bank dengan nasabah, semakin besar pula pengendapan dana rekening ini). Rekening kreditur umum dapat terlahir dari berbagai mekanisme kegiatan bank seperti: transfer masuk, transfer keluar, marginal deposit bank garansi,  marginal deposit pembukaan L/C Import, traveler check (T/C),bank draft, collection, payroll service, dan rekening persepsi pajak / wajib pungut pajak.
4. Antarbank Passiva
Bank dapat melakukan transaksi di pasar uang dengan membeli atau menjual dana kepada bank lainnya. Tujuannya untuk menutupi kekurangan likuiditas atau mengurangi kelebihan likuiditas (idle fung). Kegiatan jual beli dana jangka pendek antar bank di pasar uang inilah yang selanjutnya menjadi salah satu sumber dana bank yang dikategorikan sebagai sumber dana dari antar bank passiva. Berikut adalah berbagai instrument yang dapat dimanfaatkan oleh perbankan di Indonesia untuk mendapatkan dana melalui mekanisme transaksi antar bank.
a. Interbank call money market; yakni instrument pasar uang yang dibentuk dalam rangka mengerahkan dana masyarakat untuk dipakai menunjang pelaksanaan pembangunan dan stabilitas moneter.
b. Surat berharga pasar uang (SBPU); yaitu surat berharga jangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan bank Indonesia dan pihak lainnya. Dalam pelaksanaannya diperlukan adanya instrument (warkat) yang dikenal dengan surat sanggup (aksep/promes) dan surat wesel.
c. Pembiayaan bersama; yaitu kerja sama antara beberapa bank untuk membiayai proyek yang besar (tidak dapat dibiayai sendiri oleh satu bank).
d. Likuiditas dari bank Indonesia; yakni dana kredit yang diberikan bank Indonesia (bankers bank) kepada bank umum dalam  rangka guna membantu membiayai kredit bank umum kepada nasabahnya atau untuk menutup likuiditasnya.
e. Credit line dari koresponden bank; dana pinjaman dari bank lain dalam berbagai bentuk valuta dan dalam berbagai bentuk jangka waktu.

5. Sumber pembelanjaan intensif
Yaitu sumber dana yang berasal dari dalam (internal) bank itu sendiri walau dalam pengertian yang semu, karena dana ini sejatinya tidak masuk dalam kelompok liabilitas bank. Artinya sumber pembelanjaan intensif disini adalah pembelanjaan aktiva produktif bank atau earning assets bank dari penjualan/pencairan aktiva nonproduktif lainnya.
6. Pasar Modal
Pasar modal adalah pasar keuangan yang memperjualbelikan surat berharga jangka panjang. Secara umum, ada dua bentuk surat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal yakni surat berharga yang bersifat utang atau obligasi dan surat berharga yang bersifat pemilikan atau saham. Kedua surat berharga inilah yang dapat dipergunakan sebagai sumber pengumpulan dana bagi bank.
a. Obligasi; yaitu bukti pengakuan utang dari perusahaan, yang terdiri dari obligasi atas unjuk, obligasi atas nama, obligasi dengan jaminan, mortgage bonds, collateral bonds, equipment trust bonds, unsecured bebenture bonds, subordinate bonds,dan  perpetual bond. Obligasi menimbulkan kewajiban mengembalikan utang dikemudian hari dan membayar bunga bagi bank. Perhitungan bunga obliges juga bervariasi yakni obligasi dengan beban bunga tetap, obligasi dengan beban Bunga yang berfluktuasi, dan obligasi tanpa Bunga.
b. Saham; surat bukti pemilikan modal suatu (sebagian) perusahaan. Ada berbagai jenis saham yang diperjual belikan seperti saham atas unjuk, saham atas nama, treasury stocks, saham biasa, saham preferen, saham preferen kumulatif, dan saham istimewa. Biaya yang timbul dari penerbitan saham adalah dividen yang harus dibayarkan setiap tahun serta adanya selisih harga (capital gain/capital loss) antara harga nominal dengan harga pasar.

C. FUNGSI DANA BAGI BANK
1. Alat pembayaran (financing) kegiatan usaha bank
2. Sumber likuiditas
3. Tolok ukur kepercayaan masyarakat
4. Tolok ukur Solvabilitas

D. PERHITUNGAN BIAYA DANA BANK
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya dana :
a. Komposisi jenis dana
b. Tingkat bunga dana di masyarakat
c. Jangka waktu pengendapan dana
d. Volume dana itu sendiri
e. Biaya operasional
f. Unloanable fund
2. Biaya dana :
a. Cost of Borrowing
b. Cost of Fund
c. Cost of Loanable Fund
d. Marginal Cost of Fund
e. Cost of Investible Fund
f. Cost of Money (COM)



Masih Ku Mencoba

kata-kata puitis sedih

Terjadi dan terjadi lagi, semua hal yang ingin dilalui ternyata masih harus dilewati, harus berapa kali aku sadar, harus sesering apa aku terdampar dan dalam asa kelam ini, harus sejauh apa rasa yang mesti ku simpan hingga aku pun tak mampu tuk menjatuhkannya dalam omong kosong ini. Berharap sesuatu yang jelas semuanya tak kan pernah terjadi, hampanya harapan ini seakan kosongnya jiwa tanpa seutas tali kasih yang selalu diharapkan. Sejauh kaki melangkah, kenapa harus selalu disertai harapan kosong ini, harus kah perih yang selalu menemani, adakah jalan yang mampu ku lewati, adakah cara yang mampu membimbingku melewati kerikil tajam dan jalan yang penuh duri ini.
Mencoba dan terus mencoba, namun akhirnya aku terjatuh lagi pada rasa yang sama, sejauh apa ku berlari, sedalam apa keinginan ku tuk mengingkari, namun semuanya hanyalah sandiwara dunia belaka. Sedetik saja seakan semuanya telah menghilang, namun semuanya takkan bisa berlalu hanya dengan bertahan dalam kehancuran yang selalu menompang dalam gelap langkah ku. Sejuta inspirasi telah berbaring dalam benak ku, namun senyum itu selalu menenggelamkan ku dalam asa yang harusnya tak boleh dipantaskan lagi.
Salah kah ku bila kau yang ada di hati ku? Pikiran ini selalu dipenuhi oleh kamu yang telah mengharuskan ku tuk selalu berharap bisa bersama mu. Meski semuanya akan berlalu, namun selalu ku coba tuk melenyapkan mu dari putihnya asap yang muncul dari membaranya api, sejauh apapun ku berlari, indahnya cahaya mu selalu mengikuti, dan itu selalu terjadi tanpa harus aku yang mengingkari. Harapan tanpa sebuah celah, mungkin hanya seutas tali kasih dari cinta yang suci, yang mampu menghindari dari terpojoknya aku akan luasnya lautan nusantara harapan yang ada.
Mungkin ini lah lemahnya cinta yang harus diperkuat oleh setiap insan yang mengaguminya, sekali terjatuh dia akan belajar cara yang benar dalam mengagumi cinta yang pernah ia miliki, sehingga semua ungkapan kata takkan sebanding dengan perihnya jalan hidup yang harus terlewati.

Nasehat Dari Orang-orang Besar


http://inspirasikitogalo.blogspot.com/
Dengerin nasehatnya orang-orang besar terdahulu yuk ;) :

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles).

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher).

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill).

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe).

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb).

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler).

8. Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda, (Andrew Carnegie).

9. Kita hanya berfikir ketika kita terbentur pada suatu masalah. (John Dewey).

10.Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita. (Ruchert).

11.Yang baik bagi orang lain adalah selalu yang betul-betul membahagiakannya. (Aristoteles).

12.Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil. (Hegel).

13.Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu. (Petrus Claver).

14.Lebih baik bertempur dan kalah daripada tidak pernah bertempur sama sekali. (Arthur Hugh Clough).

15.Hidup adalah lelucon yang baru saja dimulai. (W.S. Gilbert).

16.Orang yang bisa menggunakan dan menyimpan uang adalah orang yang paling bahagia, karena ia memiliki kedua kesenangan. (Samuel Johnson).

17.Kebijaksanaan tidak pernah berbohong. (Homer).

18.Tuhan sering mengunjungi kita, tetapi kebanyakan kita sedang tidak ada di rumah. (Joseph Roux).

19.Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya. (Kenneth A. Wells).

20.Seorang pria sudah setengah jatuh cinta kepada wanita yang mau mendengarkan omongannya dengan penuh perhatian. (Brenden Francis).

21.Kebahagian hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati. (W.M. Thancheray).

22.3×25 Watt ≠ 75 Watt, Sebuah bola lampu berukuran 75 watt kelihatan bersinar lebih terang dibandingkan dengan tiga buah bola lampu 25 Watt yang dinyalakan bersamaan.

23.Dari semua hal, pengetahuan adalah yang paling baik, karena tidak kena tanggung jawab maupun tidak dapat dicuri, karena tidak dapat dibeli, dan tidak dapat dihancurkan. (Hitopadesa).

24.Bila orang mulai dengan kepastian, dia akan berakhir dengan keraguan. Jika orang mulai dengan keraguan, dia akan berakhir dengan kepastian. (Francis Bacon).

25.Cuma sedikit orang yang menginginkan kebebasan, kebanyakan hanya menginginkan seorang tuan yang adil. (Gaius Sallatus Crispus).

26.Tak diinginkan, tak dicintai, tidak diperhatikan, dilupakan orang, itu merupakan derita kelaparan yang hebat, kemiskinan yang lebih besar daripada orang yang tak bisa makan. Kita harus saling merasakan hal itu. (Ibu Teresa).

27.Pengalaman bukan saja yang telah terjadi pada diri Anda. Melainkan apa yang Anda lakukan dengan kejadian yang Anda alami. (Aldous Huxley).

28.Dunia adalah komedi bagi mereka yan memikirkannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. (Harace Walpole).

29.Saya percaya kata managing berarti memegang burung dara di kepalan tangan. Kalau terlalu kencang ia akan mati. Tapi bila terlalu kendur, bisa terlepas. (Tommy Lasorda).

30 Sejarah manusia merupakan tanah pemakaman dari kebudayaan-kebudayaan yang tinggi, yang rontok karena mereka tidak mampu melakukan reaksi sukarela yang terencana dan rasional untuk menghadapi tantangan. (Erich Fromm).

31.Kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya dan perubahan mempunyai banyak musuh. (Robert F. Kennedy).

32.Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (Maria Montessori).

33.Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat. (Maria Montessori).

34.Kemampuan menertibkan keinginan merupakan latar belakang dari watak. (John Locke 1632-1704).

35.Kebahagian dari setiap negara lebih bergantung pada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. (Thomas Chandler Haliburton 1796-1865).

36.Menyikat lantai dan mencuci pispot sama mulianya seperti menjadi presiden. (Richard M. Nixon).

37.Jangan pernah membanting pintu, siapa tau kita harus kembali. (Don Herold).

38.Diplomat ialah orang yang selalu ingat pada ulang tahun seorang wanita tetapi tidak pernah ingat berapa umur wanita itu. (Robert Frost).

39.Orang yang paling tidak bahagia ialah mereka yang yang paling takut pada perubahan. (Mignon McLaughlin).

40.Kalau manusia berangsur menjadi tua, umumnya ia cendrung menetang perubahan, terutama perubahan ke arah perbaikan. (John Steinbeck).

41.Selama hidup saya yang sudah 87 tahun ini, saya telah menyaksikan serentetan revolusi teknologi. Tetapi tidak satu pun diantaranya yang tidak membutuhkan watak yang baik atau kemampuan untuk berfikir. (Bernard M. Baruch).

42.Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis. (Aristoteles).

43.Pendidikan mengembangkan kemampuan, tetapi tidak menciptakannya. (Voltaire).

44.Pendidikan yang baik tidak menjamin pembentukan watak yang baik. (Fonttenelle).

45.Setelah makan, pendidikan merupakan kebutuhan utama rakyat. (Danton).

46.Kerendahan hati disukai orang-orang terkenal. Namun orang yang bukan apa-apa sulit untuk rendah hati. (Paul Valěry).

47.Emansipasi merupakan seni untuk berdiri di atas kaki sendiri namun dipeluk tangan orang lain. (Alex Winter).

48.Sebelum menikah saya mempunyai enam teori tentang bagaimana mendidik anak. Kini saya mempunyai enam anak dan tidak mempunyai teori. (John Wilmot, Earl of Rochester 1647-1680).

49.Kebahagiaan itu seperti batu arang, ia diperoleh sebagai produk sampingan dalam proses pembuatan sesuatu. (Aldous Huxley).

50.Dari pesawat terbang yang saya cintai, saya melihat ilmu pengetahuan yang saya puja memusnahkan kebudayaan, padahal saya mengharapkan mereka dimanfaatkan untuk kebudayaan. (Charles A. Lindbergh, Jr.).

51.Harapan adalah tiang yang menyangga dunia. (Pliny the Elder).

52.Alat penghemat kerja yang paling populer sampai saat ini masih tetap suami yang berada. (Joey Adams).

53.Seorang arkeolog merupakan suami yang terbaik yang bisa diperoleh wanita; makin tua si istri, makin besar minat suami terhadapnya. (Agatha Cristie).

54.Saya lebih suka lamunan untuk masa akan datang daripada sejarah masa lalu. (Thomas Jefferson 1743-1826).

55.Jangan memberi nasehat kalau tidak diminta. (Erasmus).

56.Manusia mudah dibohongi oleh orang yang dicintainya. (Molire).

57.Sebelum menulis, belajarlah berpikir dulu. (Boileau).

58.Orang yang berjiwa cukupan, merasa bisa menulis dengan hebat. Orang yang berjiwa besar merasa bisa menulis cukupan. (La Bruyère).

59.Kemenangan yang paling indah adalah bisa menaklukkan hati sendiri. (La Fontaine).

60.Tidak ada yang selembut dan sekeras hati. (G.C. Lichtenberg).

61.Lebih baik mengerti sedikit daripada salah mengerti. (A. France).

62.Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi limapuluh tahun untuk belajar tutup mulut. (Ernest Hemingway).

63.Penulis buku jarang intelektual. Intelektual ialah mereka yan berbicara tentang buku yang ditulis orang lain. (Françoise Sagan).

64.Orang yang mencemarkan udara dengan pabriknya dan anak ghetto yang memecahkan kaca etalase toko menunjukkan hal yang sama. Mereka tidak peduli pada orang lain. (Dhaniel Patrick Moynihan).

65.Mereka yang bermimpi di siang hari akan lebih menyadari bahaya yang luput dari penglihatan mereka yang mimpi di malam hari. (Edgar Allen Poe).

66.”Mulai” adalah kata yang penuh kekuatan. Cara terbaik untuk menyelesaikan sesuatu adalah, “mulai”.Tapi juga mengherankan, pekerjaan apa yang dapat kita selesaikan kalau kita hanya memulainya. (Clifford Warren).

67.Saya tak hanya menggunakan semua kecerdasan yang dimiliki otak melainkan juga yang dapat saya pinjam. (Woodrow Wilson).

68.Yang kalah adalah wujud hukuman atas kegagalan. Pemenang adalah penghargaan atas kesuksesannya. (Bob Gilbert).

69.Bila Anda mengatakan apa yang Anda pikirkan, jangan harap hanya mendengar apa yang Anda sukai. (Malcom S. Forbes).

70.Kesulitan itu ibarat seorang bayi. Hanya bisa berkembang dengan cara merawatnya. (Douglas Jerrold)

Puisi Cinta Ala Anak Ekonomi


Wahai belahan jiwaku…♥♥♥
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku

Wahai kekasih hatiku…♥♥♥
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku

Bila masa jatuh tempo tlah tiba♥♥♥
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Pasiva

Wahai mutiara kalbu ku♥♥♥
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Wahai bidadariku♥♥♥
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo
mungkin cinta kita harus dijurnal balik…

Asmaul Husna (99 Nama Allah SWT) Beserta Artinya


1.  (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
2.  (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi / Penyayang
3.  (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Merajai
4.  (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
5.  (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat
6.  (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7.  (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Memelihara / Mengawasi
8.  (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa / Ynag Dapat Mengalahkan
9.  (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Perkasa / Menundukkan Segalanya
10. (Al Mutakabbir) Artinya Yang Mempunyai kebesaran.
11. (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
12. (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan / Melepaskan
13. (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
14. (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
15. (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Memaksa
16. (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah / Pengkarunia
17. (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
19. (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
20. (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang / Menyempitkan Rezeki
21. (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat / Melapangkan Rizki
22. (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Merendahkan Derajat
23. (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi / Meninggikan Derajat
24. (Al Mu’izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
26. (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
27. (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
28. (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili / Menetapkan Hukum
29. (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
30. (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut/Halus
31. (Al Khabir) Artinya Yang Maha Waspada
32. (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
33. (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
34. (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
35. (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur / Berterima Kasih
36. (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi
37. (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
38. (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
39. (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga / Memberikan Makan
40. (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
41. (Al Jalil) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran
42. (Al Karim) Artinya Yang Maha Mulia
43. (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada / Mengawasi
44. (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
45. (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
46. (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
47. (Al Wadud) Artinya Yang Maha Mengasihi / Penyayang
48. (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
49. (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
51. (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
52. (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentabir / Mengurusi
53. (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
54. (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh / Kokoh
55. (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
56. (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
57. (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
58. (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal / Memulai
59. (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembalikan
60. (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
61. (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
62. (Al Hayyu) Artinya Yang Maha Hidup
63. (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
65. (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
66. (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
67. (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
68. (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
70. (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuas
71. (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Mendahului
72. (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Mengakhiri / Penangguh
73. (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
74. (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
75. (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
76. (Al Batin) Artinya Yang Batin / Tak Kelihatan Dzatnya
77. (Al Wali) Artinya Yang Memerintah / Menguasai
78. (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan / Kebaikan
80. (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
81. (Al Muntaqim) Artinya Yang Maha Memberi Hukuman / Siksaan
82. (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
83. (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal / Memiliki Kerajaan
85. (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Keagungan dan Kemuliaan
86. (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Adil
87. (Al Jami) Artinya Yang Maha Mengumpulkan
88. (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya
89. (Al Mughni) Artinya Yang Maha Memberi Kekayaan
90. (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah / Mempertahankan
91. (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat / Bahaya
92. (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
93. (Al Nur) Artinya Memberi Cahaya
94. (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
97. (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
98. (Ar Rasyid) Artinya Yang Maha Pandai
99. (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar

ASMAUL HUSNA 99 Nama Allah SWT

http://inspirasikitogalo.blogspot.com/
            Subhanaallah.... mulia sekali niat sahabat - sahabat ku yang telah menyempatkan diri untuk selalu mengingat Mu ya Allah...semoga sahabat-sahabat ku ini selalu diberkahi dalam setiap gerak langkah hati mereka untuk mendapatkan ridho Mu ya Allah, amiin allahumma aamiiin.


Allah yang Maha Membuka, Allah juga yang Maha Memberikan Rizki. Kita sebutlah namaNya, sesuai dengan seruanNya : Walillahil asmaa'ul husna, fad'uhu bihaa, dan bagi Allah Asma'ul Husna, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut namaNya-(Q.S Al-A'araaf (7) : 180).

“Katakanlah olehmu,” Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kalian seru, Dia mempunyai Al-Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik).. [Al-Isra : 110]

“ Qalbu berkarat karena dua hal yaitu lalai dan dosa. Dan pembersihnyapun dengan dua hal yaitu istighfar dan dzikrullah” [HR.Ibnu Ab’id dun ya Al-Baihaqi]

“ Karena itu ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat kepadamu.. [Al-Baqarah : 152]




الرَّحْمَنُ ، الرَّحِيمُ ، الْمَلِكُ ، الْقُدُّوسُ ، السَّلامُ ، الْمُؤْمِنُ ، الْمُهَيْمِنُ ، الْعَزِيزُ ، الْجَبَّارُ ، الْمُتَكَبِّرُ ، الْخَالِقُ ، الْبَارِئُ ، الْمُصَوِّرُ ، الْغَفَّارُ ، الْقَهَّارُ ، الْوَهَّابُ ، الرَّزَّاقُ ، الْفَتَّاحُ ، الْعَلِيمُ ، الْقَابِضُ ، الْبَاسِطُ ، الْخَافِضُ ، الرَّافِعُ ، الْمُعِزُّ ، الْمُذِلُّ ، السَّمِيعُ ، الْبَصِيرُ ، الْحَكَمُ ، الْعَدْلُ ، اللَّطِيفُ ، الْخَبِيرُ ، الْحَلِيمُ ، الْعَظِيمُ ، الْغَفُورُ ، الشَّكُورُ ، الْعَلِيُّ ، الْكَبِيرُ ، الْحَفِيظُ ، الْمُقِيتُ ، الْحَسِيبُ ، الْجَلِيلُ ، الْكَرِيمُ ، الرَّقِيبُ ، الْمُجِيبُ ، الْوَاسِعُ ، الْحَكِيمُ ، الْوَدُودُ ، الْمَجِيدُ ، الْبَاعِثُ ، الشَّهِيدُ ، الْحَقُّ ، الْوَكِيلُ ، الْقَوِيُّ ، الْمَتِينُ ، الْوَلِيُّ ، الْحَمِيدُ ، الْمُحْصِي ، الْمُبْدِئُ ، الْمُعِيدُ ، الْمُحْيِي ، الْمُمِيتُ ، الْحَيُّ ، الْقَيُّومُ ، الْوَاجِدُ ، الْمَاجِدُ ، الْوَاحِدُ ، الصَّمَدُ ، الْقَادِرُ ، الْمُقْتَدِرُ ، الْمُقَدِّمُ ، الْمُؤَخِّرُ ، الأَوَّلُ ، الآخِرُ ، الظَّاهِرُ ، الْبَاطِنُ ، الْوَالِي ، الْمُتَعَالِي ، الْبَرُّ ، التَّوَّابُ ، الْمُنْتَقِمُ ، الْعَفُوُّ ، الرَّءُوفُ ، مَالِكُ الْمُلْكِ ، ذُو الْجَلالِ وَالإِكْرَامِ ، الْمُقْسِطُ ، الْجَامِعُ ، الْغَنِيُّ ، الْمُغْنِي ، الْمَانِعُ ، الضَّارُّ ، النَّافِعُ ، النُّورُ ، الْهَادِي ، الْبَدِيعُ ، الْبَاقِي ، الْوَارِثُ ، الرَّشِيدُ ، الصَّبُورُ

Semoga ini bisa menjadi amal baik buat sahabat-sahabat semua dan juga sebagai bekal di akhirat kelak tentunya, aamiiin…



Kata-kata Motivasi


       Alhamdulillah, semoga kebaikan dan keberkahan selalu menyertai langkah sobat-sobit semua, dengan meluangkan niat baik kalian untuk mampir di blog_nya Mr.B ini, semoga niat baik ini menjadi ridho Allah yang akan membuat  jalan dan hidup kita lebih bermakna dan penuh dengan berkahNya, amiin.
 Kali ini Mr.B ingin share beberapa kata-kata motivasi buat kita semua nih, semoga bermanfaat ya Sob...CEKIDOT---

_Hidup akan terasa lebih mudah jika kita melihatnya sebagai perjalanan untuk dinikmati, bukan tuntutan untuk dijalani_

_Siapa aku saat ini adalah Anugrah dari Allah, yang sangat dan selalu menyayangiku... 
Melumpuhkan Ego adalah Tugas ku saat ini, Jangan biarkan aku jadi budak atas keEgoisan aku sendiri ya Robb...aamiin_

_Dear Allah...Jagalah hatiku agar aku bisa menyayangi. Semoga aku bisa menolong mereka yang membutuhkan aku...Aku memang tak mungkin mampu membahagiakan semua orang, tapi bantukan untuk tidak menambah beban mereka....Harapku satu ya robb, mampu membahagiakan mereka tanpa mengorbankan jati diriku yang sebenarny...I’m only Me_ 

_Bunga yang indah hanya tumbuh diatas tanah yang lembut, bukan diatas batu. Begitu pula ilmu dan kebijaksanaan, hanya tumbuh dihati orang-orang yang merendahkan diri, bukan di hati orang-orang yang congkak dan keras hati_ 

_Sesederhana apapun upayamu, itu adalah bagian dari pencapain harapanmu_

_Dear Allah..Beri aku keikhlasan untuk menjalani setiap kegiatan yang aku lakukan hari ini dan berilah kesabaran yang tanpa batas...Dampingi aku dalam menjalankan smua tugas dan Amanah Mu ya Robb...aamiin aamiin_

_Find that the harder I work, the more luck I seem to have _Smart Work_

_Whatever happens, take responsibility_

_Give more, receive more...I trust this fact_

_Tak ingin mengalahkan siapapun, yg harus kita kalahkan adlh ego kita sendiri_

_If better is possible, good is not enough_penggunaan waktu yang sangat buruk adalah melakukan dengan baik sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan_ 

_Jika baik dan benar karakter seseorang, maka ia akan bertanding sesuai aturan. Baginya kalah atau menang bukanlah persoalan, tetapi patah semangat dan menyerah adalah kelemahan yang harus dikalahkan_

_Pekerjaan sekecil apa pun akan membesarkan kehidupan, jika dilakukan dengan kesungguhan besar bagi kebaikan sesama_insyaallah...

_Life will never be the same_Meng-Upgrade level kehidupan harus selalu dilakukan…!!!_

_Singkirkan penyebabnya, maka hilanglah akibatnya_

_Tidaklah mengherankan jika jurang pemisah antara kelompok yang sukses dan yang gagal ini semakin dalam dan melebar. mereka yang sukses mendekatkan diri pada hal-hal yang mendatangkan kesuksesan, sedangkan mereka yang gagal menjauhkan diri mereka dari energi positif sebuah pencapaian. Bagaimana dengan kita?__Champion_

_Persepsi Mu tentang Kehidupan berpengaruh Pada Kualitas Masa Depan yang sedang Engkau Ciptakan. . .be positive_

_Mungkin keberhasilan itu sangat terlihat kecil, tapi jauh lebih baik dari ribuan Mimpi yang Tak terealisasi_

_Aku dan kamu punya impian, dia dan mereka pun punya harapan_walaupun tak semuanya punya kesamaan tapi Yakinlah bahwa Allah Punya Jalan untuk Menyelaraskan dan Menyampaikanny dengan Sopan_

_The smile on my face doesn't mean my life is perfect... it mean i appreciate what i have and what Allah has blessed me_

_Tak Ada Alasan Keterbatasan Hati untuk saling Memahami...!!!_

_Ketika Tuhan Tak Memantaskan Sesuatu Yang kita harapkan, dengan Penuh Keyakinan kita harus Mengatakan Bahwa Tuhan Telah Memantaskan Sesuatu Yang Lebih Baik Atas Yang diAnugrahkan Nya_
Semangat_

BAB IV SARANA ANGGARAN


BAB IV

SARANA ANGGARAN

Kebutuhan akan sarana anggaran antara satu bank dengan bank lain tentu dapat saja berbeda satu sama lainnya dan sangat tergantung pula dengan besar kecilnya bank yang bersangkutan, maupun jenis kegiatan usahanya. Namun, secara umum beberapa jenis sarana anggaran yang mutlak diperlukan oleh setiap bank dapat diuraikan item-item utamanya.

A. ORGANISASI
Agar fungsi anggaran dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, perlu ada unit kerja yang khusus yang bertanggung jawab untuk melaksanakan koordinasi maupun evaluasi anggaran. Unit kerja kerja yang bertanggung jawab ini selanjutnya disebut sebagai organisasi pendukung anggaran. Organisasi pendukung anggaran mempunyai hubungan yang erat dengan kegiatan penelitian product depelovement, akuntasnsi, asset habbility, commitee dan lanin-lain. Organisasi anggaran dapat berbentuk skala divisi divisi atau skala departemen yang disesuaikan dengan pola struktur organisasi bank yang bersangkutan. Organisasi anggaran setidaknya mempunyai empat fungsi utama, yakni:
1. Research and statistical analysis.
2. Product depelovement
3. Organization and method
4. Corporate planning and bank budget

B. BANTUAN AKUNTANSI TERHADAP KEGIATAN ANGGARAN
Akuntansi sangatlah membantu anggaran sebagai variance analysis pelaksanaan anggaran. Artinya, rekening dalam akuntansi dapat diperbandingkan dengan angka yang ada dalam anggaran sehingga dapat diketahui dengan jelas samapai sejauh mana target-target usaha dapat dicapai. Oleh karena itu, untuk memudahkan pelaksanaan variance analysis, rubrik chart of account dari akuntansi sebaiknya disusun sama persis dengan rubrik-rubrik dari mata anggaran yang ada. Dengan demikian, design dari sistem akuntansi dan design dari sistem anggaran yang disusun sebaiknya diakurkan. Jika di dalam anggaran dihendaki agar performance dari masing-masing unit dapat diukur dengan tepat, di dalam sistem akuntansi juga direkam sama persis.
Sejatinya, ada perbedaan yang prinsipiil antara angka-angka anggaran dan angka-angka akuntansi yakni akuntansi mendasarkan diri pada past performance atau angka historis, sedangkan transaksi-transaksi yang dicatat dalam anggaran transaksi-transaksi yang diasumsikan (kemungkinan besar) akan terjadi  di masa yang akan datang. Dengan kata lain, angka-angka anggaran adalah ukuran dari performance yang ingin dicapai untuk waktu yang akan datang, yang disusun melalui proses yang cukup panjang.
Dalam variancy analyses akan ditemukan dari angka-angka akuntansi dan angka-angka anggaran yang perlu dievaluuasi lebih lanjut apa sebab terjadinya. Apakah yang salah dari sisi anggaran atau yang salah dari sisi performance yang substandard atau telah melampaui target usaha yang ditetapkan. Kalau ternyata sisi past performance  yang masih di bawah target tentu perludidorong lebih giat lagi untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Kalau ternyata tidak terapai juga, manager dari unit kerja yang bersangkutan perlu diberikan punishment (negative reward), dan sebaliknya kalau target tersebut dapat dilampaui, sepantasnya manajer dari unit kerja yang bersangkutan akan mendapatkan reward.
Dari uraian sebelumnya, dapat disimpulkan setidaknya ada empat peranan akuntansi terhadap anggaran yaitu:
1. Akuntansi Sebagai Penyedia Informasi Keuangan
2. Akuntasi Sebagai Pencatat yang Sistematis atas Pelaksanaan Anggaran
3. Akuntansi Sebagai Alat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran
4. Akuntansi Sebagai Manajemen Informasi System

C. APPROACH DAN TEKNIK FORECASTING DALAM PENYUSUNAN  ANGGARAN
Salah satu sasaran pokok yang ingin dicapai dari suatu anggaran yaitu penyusunan rencana kegiatan yang akan datang yang dimanifestasikan dalam kesatuan nilai mata uang. Karena dalam anggaran tersebut yang dibahas adalah masa depan yang penuh ketidakpastian, maka di dalam anggaran banyak dilakukan kegiatan-kegiatan yang berupa peramalan, prediksi, proyeksi dan lain-lain. Untuk menyusun ramalan/prediksi kegiatan yang akan datang tersebut dapat ditempuh dengan berbagai pendekatan yang sifatnya kuantitatif yang dibahas sebagai berikut:
1. Equilibrium Approach
Produk atau jasa yang akan dijual oleh bank dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan permintaan dari masyarakat luas (pasar). Jadi antara volume produk dan jasa yang akan ditawarkan dibandingkan dengan potensi pasar yang ada harus terdapat keseimbangan. Cara penyusunan estimasi kegiatan (volume) usaha ini disebut sebagai equilibrium approach. Pendekatan ini dapat digunakan dengan baik apabila terdapat atau dapat diperoleh informasi yang jelas tentang besarnya volume permintaan atau potensi pasar yang ada untuk masing-masing produk dan jasa perbankan yang diperlukan oleh masyarakat di satu sisi, dan di sisi lain juga perlu diketahui kapasitas (volume yang dapat disediakan) oleh bank-bank yang menawarkan produk dan jasa yang dimaksud.
2. Correlation Approach
Pendekatan korelasi yang dimaksud disini adalah persyaratan yang diberikan oleh bank kepada debiturnya untuk menyalurkan kegiatan keuangan melalui bank yang bersangkutan, misalnya kegiatan ekspor, impor, L/C, bank garansi, transfer, inkaso (collection), dan lain sebagainya. Dalam aplikasinya, pendekatan korelasi digunakan untuk perencanaan kegiatan usaha bank, pertama-tama harus dihitung terlebih dahulu berapa volume kegiatan usaha yang akan dicapai oleh prime product.
3. Regulation Approach
Fungsi bank komersil/bank umum di indonesia maupun di negara linnya tidaklah semata-mata hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan pembangunan ekonomi di negara yang bersangkutan. Dengan kata lain populernya bank juga harus melaksanakan fungsinya sebagai agent of depelovement. Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan prudential banking, bank sentral menetapkan berbagai macam ketentuan dalam ekspansi kredit bank umum sebagai berikut:
a. Capital Adequecy Ratio
b. Maximum Legal Lending Limit
c. Loan to Deposit Ratio
d. Net Open Position (Posisi Devisa Neto)
e. Kredit Usaha Kecil (KUK)
f. Market Test Approach
Untuk meramal volume usaha di masa yang akan datang yang penuh dengan ketidakpastian, perlu dilakukan berbagai pendekatan, salah satunya adalah test pemasaran dari produk dan jasa yang akan ditawarkan.
4. Statistical Approach
Salah satu alternatif yang dapat dipakai untuk perencanaan kegiatan usaha yang akan datang adalah pendekatan statistik. Cara ini valid apabila kondisi perekonomian perbankan tidak terdapat perubahan-perubahan yang bergejolak, tidak terdapat perubahan sosial politik yang berarti, dan tidak ada peraturan-peraturan baru di bidang keuangan/moneter. Dengan kata lain situasai dan kondisi tidak banyak mengalami perubahan.
Fungsi Linear (Metode Trend Moment dan Metode Trend Least Square)
a. Metode Regresi Tunggal
b. Metode Trend Moment
c. Metode Trend Least Square
d. Metode Kwadratik

5. Relationship Approach
Pendekatan relasi dapat digunakan oleh bank yang segmentasi pasarnya dalah nasabah corporate. Pendektan ini dugunakan untuk merencanakan kegiatan usha terutma untuk kegiatan pokok dari bank yang bersangkutan yaitu kredit, ekspor, impor, bank garansi, local L/C dan lain-lain. Hal ini disebabkan oleh:
a. Nasabah hanya terbatas pada beberapa debitur
b. Aktifitas bisnis para nasbah dapat diketahui dengan baik, hingga dapat diketahui kebutuhan-kebutuhan terhadap produk dan jasa perbankan yang diperlukannya.

6. Break Even Approach
Analisasi pulang pokok biasanya digunakan perbankan dalam usahanya untuk memperoleh laba, sehingga dapat diketahui dengan jelas volume penjualan (kredit) yang harus dilakukan oleh bank sampai bank dapat memperoleh laba. Dalam proses penyusunan anggaran abalisa pulang pokok perlu dilakukan berbagai penyesuaian. Mengingat di dalam dunia perbankan didapatai banyak joint cost, dan joint product. Oleh karena itu, langkah pertama yng perlu dilakukan yaitu bagaimana caranya mengadakan alokasi joint cost tersebut ke dalam masing-masing produk.
7. Market Factor Approach
Pendekatan ini ditempuh dalam meramalkan volume usaha yang akan datang karena adanya unsure-unsur regulasi ataupun karena adanya event-event tertentu yang menciptakan pasar untuk produk dan jasa perbankan. Missal, penduduk Indonesia yang senantiasa melaksankan ibadah haji setiap tahunnya. 

D. BUDGET SOFTWARE
Penyusunan anggaran membutuhkan informasi atau data baik yang bersifat kuantitatif maupun yang bersifat kualitatif. Dengan demikian, dibutuhkan budget software sebagai alat untuk mengumpulkan data, evaluasi dan pelaporannya. Sarana ini perlu di formulasikan dala bentuk baku agar mudah digunakan dan terdapat keseragaman pemakaiannya di cabang-canang maupun unit kerja lainnya.



"BANK BUDGETING PROFIT PLANNING AND CONTROL"
Oleh : Teguh Pudji Muljono
Diterbitkan oleh Djambatan 1987

Bab III MEKANISME KERJA ANGGARAN

BAB III

MEKANISME KERJA ANGGARAN

        Agar dapat melaksanakan fungsinya sebagai alat perencanaan dan pengendalian, maka anggaran tersebut harus dapat dukungan sepenuhnya dari top manajemen dan adanya partisipasi dari seluruh unit kerja yang ada. Hingga dengan demikian anggaran tersebut harus dapat mencakup tiap jenis kegiatan usaha yang ada pada bank tersebut. Tiap jenis kegiatan usaha harus dapat diukur performancenya dan sekaligus tingkat Variance yang ada baik yang bersifat favorable maupun unfavorable. Analisa variance ini sangat penting pula sebagai alat koreksi terhadap pengyimpangan yang ada. Oleh karena itu agar dapat diperoleh anggaran yang seperti diinginkan di atas, perlu terlebih dahulu dipahami persiapan-persiapan penyusunan anggaran dan juga mekanisme kerja dari anggaran itu sendiri.

A.    PERSIAPAN PENYUSUNAN ANGGARAN BANK
        Sebelum suatu system anggaran diterapkan, Budget Committee maupun manajemen perlu memperhatikan berbagai factor yang mempengaruhi sukses tidaknya pemakaian anggaran pada suatu bank. Berbagai factor yang dimaksud paling tidak seperti dijelaskan berikut:
1.      Faktor-faktor Dalam Penyusunan Anggaran
         Untuk menciptakan anggaran yang optimal, perlu diperhatikan factor-faktor berikut:
a. Dukungan Manajemen
        Dalam penyusunan anggaran, tidak bias tidak harus ada dukungan pihak manajemen, mulai dari top management, middle management, sampai lower management. Dengan demikian, dalam pelaksanaan anggaran nantinya, akan berjalan seirama antara masing-masing level manajemen yang bersangkutan.

b. Partisipasi seluruh pegawai bank
        Berhasil atau tidaknya suatu anggaran, akan sangat tergatung pada dukungan dan keterlibatan setiap individu yang ada pada bank yang bersangkutan. Sebab, bagaimanapun juga, anggaran hanyalah suatu rencana, tanpa adanya suatu pelaksanaan, tentunya tidak ada artinya. Dengan demikian, perlu diadakan pendidikan anggaran, dengan tujuan agar semua individu yang ada pada bank yang bersangkutan faham akan perannya masing-masing dalam implementasi anggaran.
         Berbagai bentuk partisipasi  yang diharapkan dalam anggaran antara lain:
i. Kesediaan setiap individu memberikan informasi baik tentang past performance dan lain sebagainya ketika penyusunan anggaran.
ii. Ketaatan kerja sesuai pada anggaran
iii. Kesediaan memberikan evaluasi pelaksanaan anggaran
iv. Kesediaan menerima kritik yang dirumuskan dari analisa variansi
v. Kesediaan menerima reward atau punishment atas prestasi atau kegagalan
2.      Faktor sarana kerja
        Pelaksanaan system anggaran yang baik, akan memerlukan berbagai macam sarana kerja yang memadai, antara lain sebagai berikut:
a. Tenaga kerja (brainware), yakni unit kerja yang bertugas mengkoordinir kegiatan anggaran.
b. System, procedure, dan tata kerja (software), yaitu segaa system dan prosedur kerja yang telah diperlukan untuk menyusun anggaran tersebut, antara  lain:
i. Tata cara penyusunan anggaran
ii. Standard performance atau standard cost yang akan digunakan untuk penyusunan anggaran
iii. Berbagai informasi ekstern dan intern yang akan digunakan untuk penyusunan anggaran
iv. Berbagai formula atau rumus untuk menyusun ramalan kerja atau prediksi dan seterusnya.
v. Berbagai formulir atau table-tabel untuk menyusun, merumuskan dan membuat evaluasi anggaran
vi. Berbagai system laporan untuk management information system.
vii. System rekening stelsel (chart of account) yang sesuai dengan sifat masing-masing usaha
viii. Tata cara pemberian reward dan punishment kepada setiap pegawai atas prestasi kerja yang telah dicapai.
        Mengingat anggaran akan mengubah budaya perusahaan suatu bank, maka sudah tentu dengan diterapkannya system anggaran di suatu bank akan memaksa diadakan penyesuaian system dan prosedur kerja yang selama ini berlaku agar dapat sesuai dengan system anggaran tersebut.
3.      Faktor biaya
         Untuk memperoleh sarana kerja, tentunya akan dibutuhkan biaya yang akan sangat tergantung dari skala bank. Besar kecilnya biaya yang dibutuhkan paling tidak akan dipengaruhi berbagai hal berikut:
a. Besar kecilnya organisasi anggaran
b. Bentuk dari sarana perangkat lunak yang akan diterapkan
c. Bentuk dan jenis perangkat keras yang akan dicapai
d. Kualitas tenaga kerja yang dipakai
e. Kualitas dari system dan prosedur anggaran yang dipakai oleh bank yang bersangkutan.
4.      Faktor kelengkapan informasi
         Keputusan yang dituangkan dalam anggaran akan memerlukan berbagai macam informasi, yakni informasi yang berifat intern dan ekstern. Dengan demikian, diperlukan kelengkapan informasi demi untuk efektifitas anggaran. Semua informasi yang dibutuhkan harus dapat dipenuhi dan dikelola dengan ai agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk keperluan penyusunan anggaran tersebut.

5.      Faktor Jenis Usaha dari Bank yang Bersangkutan
        Anggaran perlu memperhatikan jenis usaha dari bank yang bersagkutan, sebab, bentuk dan jenis usaha bank akan berdampak pada perbedaan para nasabah, kebutuhan dana, pemasaran jasa bank, tingkat persaingan dan seterusnya. Bahkan ada berbagai bank yang mempunyai sifat usaha yang sangat khusus. Dengan demikia, sifat kekhususan usaha bank yang bersangkutan perlu dipelajari terlebih dahulu oleh bank yang bersangkutan.
6.      Perkembangan Kegiatan Perekonomian Secara Makro
        Perlu diingat, bahwa perkembangan suatu perusahaan tidak bias terlepas dari perkembangan perekonomian secara makro, oleh karena itu perkembangan kegiatan perekonomian secara makro pada tingkat nasional, regional maupun internasional perlu mendapatkan peratian yang serius dalam penyusunan anggaran. Ada berbagai aspek utama perekonomian makro yang perlu diperhatikan pihak bank, yakni: 
I. Tingkat pertumbuhan perekonomian baik nasional, regional maupun internasional.
II. Kebijakan moneter, perbankan, pasar uang, pasar modal. Perpajakan, tingkat suku bunga, bunga kredit, perubahan kurs, legal reserve requirement, bantuan liquiditas bank Indonesia, KPMM (CAR), LDR, LLL, dan lain sebagainya baik yang berhubungan langsung dengan perbankan atau mempunyai efek tidak langsung.

B.     PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN
        Penyusunan anggaran untuk suatu bank merupakan langkah yang panjang dan berliku, serta banyak hambatan yang harus dapat dilalui dengan baik. Oleh karena itu, dalam penyusunan anggaran perlu diperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:  
1.      Preliminary Study
        Preliminary Study adalah pengumpulan informasi atau data yang diperlukan untuk pengyusunan anggaran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Preliminary Study meluputi hal-hal sebagai berikut:

a. Perumusan Sasaran Usaha
        Sasaran usaha bank mempunyai jagnkauan jangka panjang, sehingga perumusan sasaran usaha bank lebih banyak bersifat keputusan politis atau strategis. Bentuk dan perumusan sasaran biasanya belum defe nitif dan belum jelas benar. Oleh karena itu sasaran harus disaring dengan berbagai planning assumption dan berbagai bentuk risiko usaha.
        Berbagai bentuk sasaran usaha bank, dapat didefenisikan dalam berbagai pertanyaan sebagai berikut:
i. Apakah bank yang bersangkutan akan peroperasi mengejar laba setinggi-tingginya?
ii. Apakah bank yang bersangkutan akan beroperasi untuk mengadakan penetrasi pasar serta mengembangkan bisnis bank tersebut secara serentak?
iii. Apakah bank yang bersangkutan akan beroperasi untuk memajukan kegiatan perekonomian Negara atau untuk melakukan kebijaksanaan moneter yang telah diterapkan oleh pemerintah?
iv. Apakah bank yang bersangkutan akan beroperasi untuk memaksimalkan kapasitas kerja yang masing menganggur? Dan seterusnya.

b. Planning Assumption
        Anggaran merupakan rencana kerja yang ditetapkan untuk waktu yang akan datang. Sedangkan waktu yang akan datang selalu dipenuhi dengan ketidappastian, maka untuk merumuskan sasaran, di muka perlu dipikirkan (dirumuskan) suatu planning assumption. Dengan ditetapkan suatu planning assumptions maka obejektif (sasaran) dari bank menjadi lebih jelas lagi. Dari hasil analisis ini dapatlah disebut bahwa sasaran yang telah dapat disimpulkan tersebut merupakan sasaran untuk tahap pertama, yang masih harus disaring lagi terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi.
2.      Penelitian Risiko Usaha
        Sebuah usaha pasti selalu dibayangi oleh risiko, oleh karena itu sedapat mungkin bersar kecilnya risiko telah dapat diperkirakan terlebih dahulu. Secara umum, suatu usaha yang memiliki kemungkinan keuntungan yang tinggi, biasanya memiliki tingkat risiko yang tinggi pula. Demikian sebaliknya, suatu usaha yang kemungkinan tingkat keuntungannya rendah, memiliki tingkat risiko yang rendah pula. Sehingga, yang terpenting bagi sebuah bank adalah, berapakah besarnya risiko yang bersedia diterima (ditolerir) dan apa saja risiko yang mungkin terjadi? Adapun berbagai jenis risiko dalam dunia perbankan adalah sebagai berikut:
a. Risiko moneter, yakni risiko akibat devaluasi, revaluasi, perubahan suku bunga, perubahan suku bunga surat berharga dan lain sebagainya yang berhubungan dengan mata uang  (moneter).
b. Risiko Politik, yaitu pergolakan politik di suatu Negara. Risiko ini akan sangat berpengaruh bagi dunia perbankan baik secara langsung maupun secara tidak langsung.
c. Risiko Persaingan Usaha, yakni risiko semakin berkurangnya tingkat keuntungan karena kualitas maupun kuantitas persaingan yang semakin tajam.
d. Risiko Sifat Usaha Bank, yakni risiko baik keamanan dan lain sebagainya karena sebagian besar asset bank merupakan asset financial dan bank juga banyak memegang berbagai kode rahasia yang memiliki peluang untuk dimanfaatkan oleh penjahat professional.
e. Risiko Uncertainty, yakni risiko ketidakpastian yang disebabkan berbagai kegiatan usaha bank yang bersifat spekulatif seperti jual beli surat berharga, valuta asing dan sebagainya.
f. Risiko Birokratisme, yakni dalam kegiatan usahanya, pihak bank mau tidak mau harus tunduk pada berbagai peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah dan berbagai macam birokrasi lainnya. Berbagai peraturan tersebut selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dampaknya tentu akan berpengaruh pula pada kebijakan perbankan. Dengan demikian, pihak perbankan harus mampu melakukan berbagai macam penyesuaian dengan risiko eksternal tersebut.
3.      Critical Point dari Sasaran yang Akan Dicapai
        Kegiatan usaha perbankan tidak akan bias lepas dari berbagai macam hambatan untuk mencapai sasarannya. Jadi, pihak bank harus benar-benar mengenal berbagai macam kendala yang akan ditemui. Sebab, tanpa memahami jenis, sifat dan bentuk kendala yang dihadapai, sulit bagi bank untuk mewujudkan sasarannya.
        Berbagai macam hambatan dan kendala yang dihadapi oleh bank inilah yang biasanya disebut dengan “critical point” dari anggaran. Critical Point dari anggaran dapat diuraikan sebagai berikut:  
a. Organisasi Bank
b. Sumber Dana
c. Pasar Perbankan
d. System Perbankan
e. Perkembangan Perekonomian Secara Makro
f. Penetapan Keseimbangan Faktor-faktor Usaha
4.      Penetapan Target Usaha
        Target usaha yang ditetapkan bertitik tolak pada kapasitas factor produksi atau factor usaha yang terkecil.  Harapannya, akan dicapai keseimbangan antara factor-faktor produksi yang diperlukan untuk melaksanakan proyek (kegiatan usaha bank) secara efisien.
5.      Perhitungan Tolok Ukur Usaha
         Keberhasilan dari anggaran yang disusun banyak akan dipengarui oleh kesulitan perhitungan tolok ukur. Dengan kata lain suatu anggaran yang disusun tanpa adanya tolok ukur jelas anggaran tersebut tidak aka nada manfaatnya sebagai alat planning dan Controling. Bentuk tolok ukur usaha yang diperlukan dalam penyusunan anggaran adalah sebagai berikut:
a. Tolok ukur mengenai pendapatan (revenue) yaitu penetapan berapa besar harga untuk tiap jenis  produk dan jasa yang akan dijual dan volume usaha yang akan ditempuh. Tolok ukur ini disebut juga dengan bank pricing.
b. Tolok ukur kualitas dana, kuantitas produk dan jasa perbankan yang akan dijual. Pertama ditetapkan jenis-jenis produk dan jasa yang akan dipasarkan, produk dan jasa ini juga harus ditetapkan terlebih dahulu spesifikasi teknis mupun spesifikasi administratifnya, jadi secara kuantitatif bentuk produk dan jasa yang akan dijual tersebut harus jelas.
c. Tolok Ukur Untuk Biaya, yaitu tolok ukur tentang berapa besar biaya yang harus dikeluarkan dalam memenuhi kualitas dan kuantitas produk atau jasa tertentu. Secara umum, biaya yang utama dapat dibagi tiga yakni biaya tenaga kerja, biaya material dan biaya overhead.
6.      Penyusunan Anggaran
        Setelah target atau volume usaha yang ingin dicapai untuk tiap jenis usaha sudah dapat dihitung, begitu juga tolok ukur pendapatan dan biaya usaha masing-masing satuan jenis transaksi sudah dapat dihitung, langkah selanjutnya adalah merumuskan kegiatan tersebut dalam bentuk anggaran yang diinginkan. Bentuk atau jenis anggaran yang diperlukan akan berbeda antara satu bank dengan bank yang lain, sebab akan tergantung dari volume, jenis usaha, omzet, luas office space, dan seterusnya. Sebaiknya, anggaran yang dibentuk harus bersifat komprehensif, yaitu semua kegiatan kerja yang ada dapat disajikan anggarannya.
        Anggaran disamping komprehensif, sebaiknya menggambarkan kegiatan usaha atau transaksi yang akan dilaksanakan serta nilai rupiah (baik pendapatan atau biaya) yang akan diterima maupun yang akan dikeluarkan untuk setiap unit kerja yang mengelola masing-masing jenis transaksi. Terakhir, anggaran perlu dilengkapi dengan uraian-uraian  yang singkat dan jelas untuk memudahkan pemahaman bagi pelaksana.
7.      Pelaksanaan Anggaran
        Sebelum anggaran dilaksanakan sebaiknya diadakan pertemuan secara berjenjang tentang anggaran tersebut untuk memperoleh komitmen masing-masing personalia untuk melaksanakan anggaran sebaik mungkin. Selanjutnya, tidak ketinggalan untuk menyiapkan berbagai sarana kerja yang diperlukan, seperti job description, system reward dan punishment, system ororisasi dan pendelegasian wewenang dan sebagainya. Akhirnya, anggaran tinggal dilaksanakan dengan sebaik mungkin dengan dukungan komunikasi dan evaluasi berkelanjutan.
8.      Revisi Anggaran
        Dalam perjalanan pelaksanakan anggaran, besar kemungkinan ditemukan ditemukan penyimpangan dari asumsi perencanaan yang akan mempengaruhi critical point dari anggaran bank. Agar anggaran tetap operasionil, maka anggaran harus segera diadakan revisi seperlunya. Besar kecilnya revisi yang dilakukan tergantung pada tingkat materialistis dari perubahan situasi dan kondisi yang ada.
9.      Laporan Anggaran
        Secara periodic antara anggaran dan pelaksanaannya perlu disusun evaluasi yang bias disebut sebagai analisa variansi, yaitu untuk mengetahu sebab-sebab terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran baik yang bersifat favourable maupun yang bersifat unfafourable. Hasil analisa disusun dan dilaporkan kepada top management dalam bentuk laporan anggaran. Informasi-informasi yang ada dalam anggaran tersebut sangat penting sebagai umpan balik kepada top management untuk pengambilan kebijakan baru yang akan ditempuh untuk meningkatkan profitability bank atau untuk pencapaian sasaran usaha yang lebih baik.




"BANK BUDGETING PROFIT PLANNING AND CONTROL"
Oleh : Teguh Pudji Muljono
Diterbitkan oleh Djambatan 1987